kembali pada orang yang kusayangi
Wednesday, March 22nd, 2006nisnis poenya….
orang-orang yang nisnis benar-benar nisnis sayangi dengan sepenuh hati, stulus hati……… ( ahuhuhuw, nisnis sentimentil de….. -mengutip kata2 mowmo)
okeh, blog ini terinspirasi dari kejadian di pagi hari ini…..
well, saia memang punya syndrome bangun pagi yang buruk. Seringkali merasa ada yang tidak beres dengan hari ini, selalu tidak punya mood, selalu ingin menangis di pagi hari……
Mungkin itu sebabnya, saia memilih untuk melek semalaman,… supaya saia tidak terbangun di pagi hari….
Namun, ada beberapa pagi yang special buat saia… termasuk pagi ini.
saia baru saja tidur pukul 4 subuh, itupun dengan bantuan lagu Shanty yang saia putar berulang kali, dan sudah ‘diganggu’ telepon bangun pagi dari si ibu pukul 6 pagi…. argh. Begitu telepon ditutup ( dengan pemahaman ibu bahwa saia kiranya sudah sadar dan bangun…. walaupun sebenarnya tidak), saia tidur lagi…..
tiba-tiba telepon kedua masuk….
saia nggak melihat nomor yang tertera, piginnya langsung angkat sajah, ladeni bicara, abis itu bobok lagi…..
tapi, perkataan " kamu ada masalah yah, nis?" membuat saia langsung bangun,melek, dan mulai berpikir….. " siapa nih?"
Kakak saia….. my gantengest brother, Iman Narasamdya.
dan….. mulailah saia bercerita……
mulailah keluar nasihat-nasihat jitunya….. mulailah keluar semangat-semangat yang selalu diciptakannya untuk saia…….
Mungkin, kalian anggap share dengan kakak itu biasa…… tapi bagi saia tidak….
telepon simple ini jadi spesial, karena dia nelpon dari inggris sono, hanya karena blog saia: permohonan maaf untuk mereka yang saia sakiti ari ini….. yang mana sebenarnya yang membaca blog itu adalah mbak irni, calon kakak ipar saia.
dari telpon itu, saia kemudian mengingat2 bahwa sebenarnya ada banyak sekali kejadian antara saia dan mas saia itu, yang membuat saia selalu tersentuh dengan kata: KELUARGA. Entah dia sadari atau tidak.
keluarga saia…. ‘tidak pernah lengkap’? euh….. secara mas kuw yang satu itu selalu ‘entah dimana’….. ( huhuhuhuhu, i miss u already), dan oleh karena itulah saia selalu merasakan aroma keluarga, aroma kangen pada orang-orang yang disayangi dengan sangat, serta keinginan untuk membahagiakan orang-orang itu dengan menjadi pribadi yang lebih baik, ketika maskuw itu ‘hadir’.
well, pagi ini, dia mengajarkan kembali pada saia tentang menghadapi masalah dengan logika, dengan rasio, bukan perasaan……. ( yang kemudian menyadarkan saia bahwa, dalam permasalahan yang selesainya entah kapan ini, jika saia meilih untuk mengorbankan perasaan pertemanan yang saia miliki, bukankah saia hanya akan menambah banyak jumlah sakit hati yang ada? bukankah bersahabat itu menyenangkan?….. tapi yah, ketika siangnya hal ini saia praktekan, tetap saja muncul masalah lagi…. argh, ribet!)
pagi ini, maskuw itu juga menyadarkan aku….. dimanapun, kapanpun, ada orang2 yang memperhatikanmu karena mereka menyayangimuw….
Duh, rasanya jadi kangeeeeennnnn bgt sama ibu, bapak, mas2, mbak2, krucil2…. huhuhuhuhuhuhuw…..
sadar gak sih….. dimanapun kamu, kapanpun itu….. seperti apapun itu….. keluargamuw selalu ada di situ, siap menampung canda tawa serta air matamuw….. huhuhuuhuhu ( sentimentil pangkat dua).
…. dengan cara mereka masing2, mereka mengexpresikan cintanya padamuw….
NB. terima kasih juga, untuk seorang ‘kakak’ saia yang baru…. hihihihi. atas kesediaannya dengan tulus, melaksanakan tugas yang diembankan padanya untuk mengawasi dan menjaga saia….. hehehehehhehe.